16 Oktober 2018 Usai solat subuh, Mira membuka tingkap biliknya. Tingkap kayu rumah lama tinggalan arwah ibu bapanya masih lagi utuh. Diluar masih lagi gelap. Dari jauh kelihatan samar samar cahaya lampu dari rumah kejiranannya. Bayu pagi menghembus lembut wajah Mira. Mira masih lagi bertelekung. Bergerak ke meja tulisnya, Mira duduk dan tangannya mencapai al Matsurat. Di bacanya perlahan lahan. Ayat-ayat Kursi di sebutnya satu persatu. Hatinya terasa sayu. "Allah, tiada tuhan melainkan Dia, yang tetap hidup, yang kekal selama-lamanya mentadbirkan, yang tidak mengantuk usahkan tidur, yang memiliki segalanya ada dilangit dan di bumi. Tiada siapa yang memberi syafaat di sisi Nya melainkan dengan izin Nya, yang mengetahui apa yang ada dihadapan mereka dan belakang mereka sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun daripada ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki. Luasnya kursi Allah, meliputi langit dan bumi dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. " (Aya...